SENYAWA HIDROKARBON
SENYAWA HIDROKARBON
Senyawa Hidrokarbon adalah senyawa yang sederhana. Dari namanya saja kita bisa melihat bahwa senyawa hidrokarbon ini terdiri dari unsur Hidrogen dan Karbon. Pada penerapan dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui senyawa hidrokarbon, misalnya minyak tanah, bensin, gas alam, plastik dan lain-lain.
Sampai sekarang ini telah dikenal lebih dari 2 juta senyawa hidrokarbon. Mengapa senyawa hdirokarbon bisa begitu banyak? Ini dikarenakan senyawa hidrolarbon memiliki kekhasan, di mana setiap atom C dapat mengikat 4 atom C yang lain. Untuk mempermudah mempelajari senyawa hidrokarbon yang begitu banyak, para ahli menggolongkan hidrokarbon berdasarkan susunan atom-atom karbon dalam molekulnya.
Kekhasan Atom Karbon
- Sesuai dengan nomor golongannya (IVA), atom karbon mempunyai 4 elektron valensi. Oleh karena itu, untuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon mempunyai kemampuan membentuk 4 ikatan kovalen yang relatif kuat.
- Atom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon; o Atom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon;berupa ikatan tunggal, rangkap dua atau rangkap tiga.
- Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan yang panjang).
- Rantai karbon yang terbentuk dapat bervariasi yaitu : rantai lurus, bercabang dan melingkar (siklik)
Kedudukan Atom Karbon
- Atom C primer : atom C yang mengikat langsung 1 atom C yang lain
- Atom C sekunder : atom C yang mengikat langsung 2 atom C yang lain
- Atom C tersier : atom C yang mengikat langsung 3 atom C yang lain
- Atom C kuarterner : atom C yang mengikat langsung 4 atom C yang lain
Alkana
Sifat kimia dari Alkana
Alkana umumnya inert terhadap asam, basa, agen pengoksidasi dan agen pereduksi. Alkana hanya menjalani reaksi substitusi. Reaksi karakteristik alkana adalah reaksi substitusi. Contoh reaksi substitusi adalah halogenasi, nitrasi dan sulfonasi. Reaksi berlangsung melalui mekanisme radikal bebas.
Isomer Alkana
Gugus alkil adalah alkana yang kehilangan 1 atom H. Penamaannya sama dengan alkana, hanya akhirannya diubah menjadi -il. Rumus umum alkil adalah :
Berikut ini tabel lengkap pada gugus alkil :
Sumber dan Kegunaan Alkana
Alkana adalah komponen utama dari gas alam dan minyak
bumi.
Kegunaan alkana, sebagai :
· Bahan bakar
· Pelarut
· Sumber hidrogen
· Pelumas
· Bahan baku untuk senyawa organik lain
Sumber dan Kegunaan Alkena
Alkena dibuat dari alkana melalui proses pemanasan atau dengan bantuan katalisator (cracking). Alkena suku rendah dengan bantuan katalisator (cracking). Alkena suku rendah digunakan sebagai bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan alkohol
Senyawa yang mempunyai 2 ikatan rangkap 3 disebut alkadiuna, yang mempunyai 1 ikatan rangkap 2 dan 1 ikatan rangkap 3 disebut alkenuna . rangkap 3 disebut alkenuna .
o Rumus umum alkuna yaitu : C n H 2n-2 ; n = jumlah atom C
o Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran –ana menjadi –una o Tata nama alkuna bercabang sama seperti penamaan o Tata nama alkuna bercabang sama seperti penamaan alkena.
Sumber dan Kegunaan Alkuna
Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting contohnya etuna (asetilena), C 2 H 2 . Gas asetilena digunakan untuk mengelas besi dan baja.
Meliputi :
a) Sifat-Sifat Fisis
b) Sifat Kimia Berkaitan dengan reaksi kimia.
1) Reaksi-reaksi pada Alkana
Alkana tergolong zat yang sukar bereaksi sehingga disebut parafin yang artinya afinitas kecil . Reaksi terpenting dari alkana adalah reaksi pembakaran, substitusi dan perengkahan ( cracking ).
Pembakaran
Pembakaran sempurna alkana menghasilkan gas CO 2 dan uap air, sedangkan pembakaran tidak CO 2 dan uap air, sedangkan pembakaran tidak sempurna menghasilkan gas CO dan uap air, atau
jelaga (partikel karbon).
Perengkahan atau cracking
Perengkahan adalah pemutusan rantai karbon menjadi potongan-potongan yang lebih pendek.
Perengkahan dapat terjadi bila alkana dipanaskan pada suhu dan tekanan tinggi tanpa oksigen .
Reaksi ini juga dapat dipakai untuk membuat alkena dari alkana . Selain itu juga dapat digunakan untuk membuat gas hidrogen dari alkana .
. Substitusi atau pergantian
Atom H dari alkana dapat digantikan oleh atom lain, khususnya golongan halogen.· Penggantian atom H oleh atom atau gugus lain disebut reaksi substitusi disebut reaksi substitusi. Salah satu reaksi substitusi terpenting dari alkana adalah halogenasi yaitu penggantian atom H alkana dengan atom halogen, khususnya klorin (klorinasi). Klorinasi dapat terjadi jika alkana direaksikan dengan klorin.
Reaksi-reaksi pada Alkena
Alkena lebih reaktif daripada alkana. Hal ini disebabkan karena adanya ikatan rangkap C=C.
Reaksi alkena terutama terjadi pada ikatan rangkap tersebut. Reaksi penting dari alkena meliputi : reaksi pembakaran, adisi dan polimerisasi .
Pembakaran
Seperti halnya alkana, alkena suku rendah mudah terbakar. Jika dibakar di udara terbuka, alkena menghasilkan jelaga lebih banyak daripada alkana. Hal ini terjadi karena alkena mempunyai kadar C lebih tinggi daripada alkana, sehingga pembakarannya menuntut/memerlukan lebih banyak oksigen.memerlukan lebih banyak oksigen.
Pembakaran sempurna alkena menghasilkan gas CO 2 dan uap air.
Adisi (penambahan = penjenuhan)
Reaksi terpenting dari alkena adalah reaksi adisi yaitu reaksi penjenuhan ikatan rangkap .
Polimerisasi
• Adalah reaksi penggabungan molekul-molekul sederhana menjadi molekul yang besar.
• Molekul sederhana yang mengalami polimerisasi disebut monomer, sedangkan hasilnya disebut polimer .monomer , sedangkan hasilnya disebut polimer .
• Polimerisasi alkena terjadi berdasarkan reaksi adisi .
• Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut :
• Mula-mula ikatan rangkap terbuka sehingga terbentuk gugus dengan 2 elektron tidak berpasangan.
• Elektron-elektron tidak berpasangan tersebut kemudian membentuk ikatan antar gugus sehingga membentuk rantai.








Comments
Post a Comment